Tips Membedakan Bukti Transfer Asli dan Palsu

Tips membedakan bukti transfer asli dan palsu

Sebagai pemilik bisnis online, Anda perlu tahu tips membedakan bukti transfer asli dan palsu. Apalagi jika toko online Anda tidak menggunakan aplikasi e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak atau Shopee. Sebab transaksi online sangat mudah mengalami yang namanya penipuan.

Salah satu penipuan yang paling sering terjadi adalah ketika pelaku mengirim bukti transfer palsu. Jika tidak hati-hati, Anda bisa tertipu dan langsung mengirim produk, sedangkan uang pembayaran belum masuk ke rekening.

Jika tidak melalui aplikasi toko online seperti Tokopedia, hal ini agak sulit untuk diurus. Sebab pastinya pelaku akan langsung kabur dan mem-block seluruh nomor kontak Anda. Jadi daripada terlanjur tertipu, lebih baik ketahui tips membedakan bukti transfer asli dan palsu berikut ini.

Baca juga : tips mengatasi penipuan via whatsapp.

Tips membedakan bukti transfer asli dan palsu

tips membedakan bukti transfer asli dan palsu yang berupa struk kertas sebenarnya lebih mudah. Karena jika sudah sering melihat struk transfer yang asli, secara otomatis mata Anda akan menyadari bila ada kejanggalan sedikit pun.

Tetapi untuk lebih lengkapnya, Anda bisa lihat ciri struk transfer yang asli di bawah ini.

  • Ukuran huruf dalam struk selalu sama
  • Posisi tulisan selalu ada tepat di tengah struk dan proposional dengan ukuran kertas
  • Ukuran struk juga selalu sama, panjang ke bawah dan potongannya rapih
  • Tinta pada tulisan bukti transfer selalu lebih hitam dan jelas daripada tinta printer biasa
  • Jika menampilkan nomor rekening dan nama pengirim, keduanya selalu dicantumkan seluruhnya dan tidak ada yang disensor

Dan pastinya, trasnferan akan langsung masuk ke mutasi rekening Anda setelah bukti transfer keluar. Jika ternyata saldo belum masuk, ada kemungkinan struk tersebut palsu. Kecuali jika memang ada pemberitahuan dari bank yang Anda gunakan bahwa ada gangguan atau sedang libur panjang.

Baca juga : macam-macam penipuan via telepon.

Ciri Bukti Transfer m-Banking Palsu

Bukan hanya struk kertas, transaksi dengan bukti transfer hasil screen capture m-banking juga sangat mudah untuk dipalsukan. Bahkan pada banyaknya jual-beli daring saat ini, bukti transfer m-banking palsu lebih banyak beredar dibandingkan yang menggunakan struk kertas.

Oleh karena itu, berikut ini adalah ciri bukti m-banking palsu yang wajib Anda ketahui.

  • Terdapat perbedaan warna latar belakang, khususnya di belakang area tulisan
  • Umumnya bukti transfer m-banking yang palsu dikirim dalam resolusi rendah, sedangkan hasil screenshot yang asli punya resolusi tinggi meskipun menggunakan layar HP yang kecil.
  • Tidak ada keterangan pengirim yang jelas, sedangkan semua jenis bukti transfer selalu menampilkan informasi pengirim di satu halaman yang sama dengan jumlah transfer
  • Kebanyakan bukti transfer m-banking palsu dikirim dalam bentuk sudah di-crop
  • Ukuran font dan tulisan bukti transfer yang palsu tidak proporsional dan tidak rata baik dalam segi jarak antar huruf maupun dalam posisi

Dan sama seperti struk kertas, saldo yang dikirim akan langsung Anda terima ketika bukti transfer muncul. Kecuali jika ada error atau kendala dari bank tersebut.

Jadi langkah pertama yang harus Anda lakukan ketika sudah menerima bukti transfer adalah langsung memeriksa mutasi rekening Anda sendiri.

Kesimpulan

Demikianlah tips membedakan bukti transfer asli dan palsu baik dalam bentuk struk kertas maupun hasil screen capture m-banking. Jika Anda ragu bertransaksi online atau menemukan nomor rekening yang mencurigakan, Anda bisa memastikan nomor rekening tersebut penipu atau bukan melalui situs CekRekening.id yang dibuat oleh Menkominfo.

Tinggalkan komentar